Renung hari ini: Kenapa Kita Selalu Lelah dengan Hidup Sendiri? Belajar Sabar Itu Berat: Tapi Menerima Kenyataan Jauh Lebih Menyakitkan Dari Jeddah, Kartini Itu Masih Hidup Programmer dan App Developer: Profesi di Balik Dunia Digital Modern Muthawwif di Makkah: Tugas, Peran, dan Pengalaman Nyata Mendampingi Jamaah Teknologi dalam Khidmah: Peran Programmer di Balik Layanan Umrah Menulis di Tanah Suci: Antara Perjalanan dan Makna Pengalaman Umrah yang Tenang Dimulai dari Pendamping yang Tepat Kehidupan Sehari-hari Muthawwif di Makkah Apa Itu Muthawwif? Peran Penting di Balik Perjalanan Umrah Kenapa Kita Selalu Lelah dengan Hidup Sendiri? Belajar Sabar Itu Berat: Tapi Menerima Kenyataan Jauh Lebih Menyakitkan Dari Jeddah, Kartini Itu Masih Hidup Programmer dan App Developer: Profesi di Balik Dunia Digital Modern Muthawwif di Makkah: Tugas, Peran, dan Pengalaman Nyata Mendampingi Jamaah Teknologi dalam Khidmah: Peran Programmer di Balik Layanan Umrah Menulis di Tanah Suci: Antara Perjalanan dan Makna Pengalaman Umrah yang Tenang Dimulai dari Pendamping yang Tepat Kehidupan Sehari-hari Muthawwif di Makkah Apa Itu Muthawwif? Peran Penting di Balik Perjalanan Umrah
Pelayan Tamu Allah • Penulis • Pembuat Aplikasi
Kontributor Wikipedia

Ali Muhsi Kemal — Muthawwif, Programmer & App Developer

Saya adalah Muthawwif di Makkah, sekaligus programmer dan app developer. Di sini saya membagikan pengalaman, karya digital, dan renungan perjalanan hidup.

Ali Muhsi Kemal adalah muthawwif di Makkah, programmer Indonesia, app developer, dan penulis. Website ini berisi karya aplikasi, website, dan tulisan Renung Aksara.
WAKTU SEKARANG
--:--:--
Mengambil lokasi jaringan…
SHALAT BERIKUTNYA
-
--:--
Hitung mundur…
Subuh
Syuruq
Dzuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Metode perhitungan:

Aku tidak selalu tahu arah… tapi aku tahu satu hal: aku sedang bergerak.

Ali Muhsi Kemal

Berangkat dari Sumenep, aku tumbuh di antara perjalanan dan pencarian makna. Hari ini, aku melangkah sebagai seorang muthawwif.

Di sela perjalanan itu, aku menulis. Dari sanalah lahir Renung Aksara.

Dan di sisi lain, aku juga membangun— sebagai programmer.

Hidup bukan tentang menjadi besar— tapi tentang tetap berjalan.

Penulis Sumenep, Muthawwif Makkah, Programmer Indonesia